A. Kerajaan Mughol
1.
Kemunculan
Mughol
Awal mula bangsa Mughol
adalah masyarakat yang nomaden. Karena masyarakat Mughol adalah masyarakat yang
berpindah-pindah dari satu hutan ke hutan lain. Ketika Islam sedang mengalami
kejayaan,bangsa Mughol sangat di kenal sebagai bangsa perusak kebudayaan Islam.
Akan tetapi keadaan tersebut berubah setelah kerajaan Ummayah menaklukkan
India. Kerajaan Mughol yang beribukota Delhi didirikan oleh Zahirudin Babur
(1482-1530). Babur memegang pucuk kepemimpinan sejak berusia 12 tahun. Meskipun
masih muda dia mempunyai ambisi besar di antaranya menaklukkan kota Samarkhand
di lakukan dua kali, usaha yang pertama gagal. Kemudian pada penaklukan yang
kedua mendapat bantuan dari Raja Syafawiyah, Ismail I. Sehingga pada pada tahun
1494 kota tersebut dapat di taklukkan. India dapat di kuasai sepenuhnya oleh
Babur pada tahun 1526 M setelah mengalahkan Ibrahim Lodi yang sebelumnya
menjadi penguasa yang bermarkas di Delhi.
Paska kemenangan itulah secara
resmi berdirilah kerajaan Mughol di India. Setelah Babur meninggal tahta kerajaan
Mughol di India di teruskan oleh putra mahkota yaiutu Humayun. Pada awal
pemerintahannya Humayun harus menghadapi gerakan sparatis yang dilakikan oleh
Bahdur Syah. Selain itu dia juga di hadapkan pada persoalan pemberontakan yang
di lancarkan oleh Sher khan yang mengakibatkan Humayun harus melarikan diri dan
mengasingkan diri ke Persia. Pada tahun 1555M Humayun mampu merebut kembali
kekuasaan Mughol di Delhi dengan mengalahkan kekuatan Khan syah.[1]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar