Rabu, 04 Desember 2013

A.    Kerajaan Mughol
1.      Kemunculan Mughol
Awal mula bangsa Mughol adalah masyarakat yang nomaden. Karena masyarakat Mughol adalah masyarakat yang berpindah-pindah dari satu hutan ke hutan lain. Ketika Islam sedang mengalami kejayaan,bangsa Mughol sangat di kenal sebagai bangsa perusak kebudayaan Islam. Akan tetapi keadaan tersebut berubah setelah kerajaan Ummayah menaklukkan India. Kerajaan Mughol yang beribukota Delhi didirikan oleh Zahirudin Babur (1482-1530). Babur memegang pucuk kepemimpinan sejak berusia 12 tahun. Meskipun masih muda dia mempunyai ambisi besar di antaranya menaklukkan kota Samarkhand di lakukan dua kali, usaha yang pertama gagal. Kemudian pada penaklukan yang kedua mendapat bantuan dari Raja Syafawiyah, Ismail I. Sehingga pada pada tahun 1494 kota tersebut dapat di taklukkan. India dapat di kuasai sepenuhnya oleh Babur pada tahun 1526 M setelah mengalahkan Ibrahim Lodi yang sebelumnya menjadi penguasa yang bermarkas di Delhi.
Paska kemenangan itulah secara resmi berdirilah kerajaan Mughol di India. Setelah Babur meninggal tahta kerajaan Mughol di India di teruskan oleh putra mahkota yaiutu Humayun. Pada awal pemerintahannya Humayun harus menghadapi gerakan sparatis yang dilakikan oleh Bahdur Syah. Selain itu dia juga di hadapkan pada persoalan pemberontakan yang di lancarkan oleh Sher khan yang mengakibatkan Humayun harus melarikan diri dan mengasingkan diri ke Persia. Pada tahun 1555M Humayun mampu merebut kembali kekuasaan Mughol di Delhi dengan mengalahkan kekuatan Khan syah.[1]  


[1] H.maman A.malik-sy, Gusnam haris, Rofik .Sejarah kebudayaan islam.Hal 165

Tidak ada komentar:

Posting Komentar